MovieGoers
MovieGoersMovie Review from all genre that i watch recently... Leave a comment please... Astalavista Movie Freaks...MovieGoers

27.6.06

Fateless (Sorstalansag)

Production : EuroArts Entertainment, Magic Media, Renegade Films
Director : Lajos Koltai
Written By : Imre Kertesz
Producers : Robert Buckler, Bernd Hellthaler, Laszlo Vincze
Cast : Marcell Nagy, Miklos Szekely, Zoltan Bezeredi, Peter Vallai, Gabor Mate (II)
Genre : Art/Foreign and Drama
MPAA : R for some disturbing Holocaust images including nudity, and brief strong language
Official Website : Click Here


The Story

Gyuri Koves adalah seorang remaja Yahudi yang sedang berada di masa remajanya. Ketika Nazi mengambil alih Budapest dan mulai membatasi kemewahan di kota milik Yahudi, kenyamanan yang dimilikinya mulai terusik. Gyuri terganggu dengan pembatasan itu, terutama sejak dia tidak merasa bahwa dia adalah seorang Yahudi. Beberapa kejadian membuat Gyuri mencoba menghadapi kenyataan. Ayahnya diambil oleh Nazi dan Gyuri sendiri di deportasi ke beberapa kamp konsentrasi, dimana bertahan hidup jadi satu-satunya tujuan. Gyuri berhasil selamat walau nyawanya dan keyakinannya sempat memudar. Masih dengan mengenakan pakaian dari kampnya, dia kembali ke Budapest. prevails and is liberated by American soldiers. Still clad in his striped prison clothes, he returns to Budapest. Tiba-tiba, dia merasakan perbedaan dari tetangganya sebab pengalaman yg didapatnya. Teman lamanya memaksa dia untuk melupakan masa lalunya, walau pikirannya masih membawa dia ke kamp konsentrasi itu sebagai lingkaran terkecil dari neraka. Gyuri hanya dapat menemukan makna pengalamannya itu sendiri.

My Comment

Diangkat dari sebuah novel pemenang Nobel tahun 2002 Imre Kertész, film ini cukup membuat sebuah gambaran kejadian di kamp konsentrasi. Film ini tidak memperlihatkan kebrutalan Nazi secara berlebihan tapi itu tidak mengurangi indahnya film ini. sebuah kisah yang menarik dan cukup mengharukan.

Conclusion

Dengan cukup banyak di perhitungkan di beberapa film festival dan mendapatkan penghargaan maka film ini layakbanget di koleksi. Sinematografinya bagus banget. Gw kasih untuk keindahan film ini. Schindler List versi hungaria... hehehe...

Lihat Reviewnya!

22.6.06

Freedomland

Production : Scott Rudin Productions
Director : Joe Roth
Written By : Richard Price
Producers : Charles Newirth, Scott Rudin, Richard Baratta
Cast : Samuel L. Jackson, Julianne Moore, Ron Eldard, William Forsythe, Aunjanue Ellis
Genre : Drama, Crime/Gangster and Adaptation
MPAA : R for language and some violent content
Official Website : Click Here


The Story

Suatu malam didaerah kelas pekerja New Jersey, seorang wanita yang berdarah-darah berjalan sempoyongan menuju ER di Dempsy Medical Center. Setelah dirawat dari shock dan histeris, Brenda Martin diinterogasi oleh seorang detektif dari Dempsy PD Lorenzo Council dan menceritakan kisah yang mendebarkan tentang bagaimana dia di rampok mobilnya di daerah yang belum di develop yang memisahkan antara proyek perumahan Dempsy (Mayoritas kulit hitam) dengan Gannon (Mayoritas kulit putih) tempat dia tinggal. Dia mengatakan bahwa dia dipaksa untuk keluar dari mobilnya oleh seorang kulit hitam, tapi Council mencium sesuatu bahwa ada yang disembunyikan oleh Brenda. Setelah berjam-jam di interogasi akhirnya Brenda luluh dan mengakui kalau Cody anaknya berada di kursi belakang saat mobilnya dibajak. Dengan dibantu oleh seorang aktifis Karen Collucci, anggota komunitas Dempsy dan Gannon bergabung untuk mencari anak yang hilang itu, tapi investigasi yang di jalankan oleh kepolisian menyebabkan Dempsy diisolir dan mengakibatkan isu rasial merebak di antara dua kota itu.

My Comment

Film ini mengangkat isu rasial yang memang masih ada di amerika. Dengan didukung oleh Samuel L Jackson dan Julianne Moore sebenarnya bisa mengangkat film ini. Sayangnya alur ceritanya kurang bagus dan tidak intens. Inti cerita film ini sebenarnya sangat bagus cuma dari satu adegan ke adegan lainnya kurang membawa penonton hanyut di ceritanya. Akting Julianne Moore sebenarnya bagus tapi kadang ada kelebihan akting yang menyebabkan jadi aneh ceritanya.

Conclusion

Sebenarnya film ini cukup lumayan dan tidak membosankan. Isu-isu rasial kayaknya masih laku untuk dijadikan film oleh hollywood. saya kasih untuk inti cerita yang sebenarnya sangat bagus ini. Sayang adegan-adegannya kurang berhasil mengangkat inti cerita ini.

Lihat Reviewnya!

21.6.06

Tsotsi

Production : Movieworld Productions, Industrial Development Corporation of South Africa, UK Film & TV Production Company, National Film & Video Foundation of South Africa
Director : Gavin Hood
Written By : Gavin Hood, Athol Fugard
Producers : Robert Little (II), Joseph D'Morais, Basil Ford
Cast : Presley Chweneyagae, Mothusi Magano, Kenneth Nkosi, Zenzo Ngqobe, Terry Pheto
Genre : Art/Foreign, Drama, Thriller, Crime/Gangster and Adaptation
MPAA : R for language and some strong violent content
Official Website : -


The Story

Sebuah drama yang mengisahkan tentang 6 hari perjalanan hidup Tsotsi (artinya "preman") dalam kesendirian dan penuh dengan kekerasan, seorang pemimpin gang jalanan. Dikelilingi oleh kru-nya dari jalanan--seorang guru yg gagal, seorang teman masa kecil dan juga seorang pembunuh berdarah dingin-- Tsotsi menolak untuk berpikir kedepan dan hanya memikirkan aksi apa yang akan mereka lakukan malam hari. Tetapi ketika dia sendirian membajak sebuah mobil mengakibatkan dia secara tidak sengaja menculik seorang bayi, Tsotsi sedikit demi sedikit berubah dan merawat bayi tersebut dan menemukan kembali sisi kemanusiaannya, kehormatannya dan kapasitas dia untuk mencintai.

My Comment

Film yang mengangkat masalah kemanusiaan di Afrika Selatan ini telah mendapatkan penghargaan di ajang Academy Award 2005 sebagai Best Foreign Film juga di beberapa ajang bergengsi lainnya. Film ini memberikan efek emosi yang sangat dalam dan juga cukup mengharukan. Sosok yang penuh kekerasan dari masa kecilnya berhasil menemukan kembali apa artinya kerhormatan dan itu didapat dari sesosok bayi tidak berdaya.

Conclusion

Film ini sangat berhasil mengangkat sebuah fenomena yang ada saat ini dimanapun. Tidak adanya kesempatan membuat seseorang kehilangan sisi kemanusiaannya dan kehormatannya. Saya kasih untuk sebuah drama sarat emosi ini, drama tentang kehidupan nyata orang-orang yang masuk dalam kategori "social reject", sebuah kisah yang cukup membuat kita sadar. Kalau mau nonton film sejenis mungkin bisa nonton "City of God" juga... kuereeenn...

Lihat Reviewnya!

20.6.06

16 Blocks

Production : Equity Pictures Medienfonds GMBH & Co KG, Cheyenne Enterprises, Emmett/Furla Films, Nu Image/Millennium Films
Director : Richard Donner
Written By : Richard Wenk
Producers : George Furla, Boaz Davidson, Danny Dimbort
Cast : Bruce Willis, Dante 'Mos Def' Smith, David Morse, Jenna Stern, Tig Fong
Genre : Action
MPAA : PG-13 for violence, intense sequences of action, and some strong language
Official Website : Click Here


The Story

Seorang detektif NYPD yang bermasalah dan pemabuk Jack Mosley (Bruce Willis) ditugaskan untuk mengawal seorang saksi, Eddie Bunker (Mos Def) menuju tempat pengadilan yang jaraknya hanya 16 blok dari kantor polisi NYPD. Ternyata hari yang dianggap akan biasa-biasa saja berubah menjadi satu hari yang penuh dengan aksi dan kejar-kejaran. Ternyata Eddie bersaksi melawan polisi-polisi NYPD yang bermasalah yaitu menyiksa dan membunuh untuk menyelesaikan pekerjaan mereka. Terjadilah usaha untuk menghalangi dua orang ini untuk sampai ke tempat pengadilan oleh para polisi bermasalah bahkan salah satu pimpinan mereka ikut terlibat.

My Comment

Film ini menggunakan format waktu secara real atau hampir seperti real. Pernah nonton film seri "24" nah film ini seperti itu. Aksi kejar-kejaran antara seorang polisi pemabuk dan saksi dengan para polisi jahat. Hanya 16 blok jarak yang harus ditempuh mereka. Sebenarnya aksi-aksi di film ini kurang menghebohkan. Justru yang membuat film ini menarik adalah format real timenya juga dibalik aksi kejar2an itu ada juga chemistry yang terjalin antara Jack Mosley dengan Eddie Bunker. Film ini juga cukup menarik untuk diikuti dari menit ke menit. Tidak membosankan dan membuat penasaran juga.

Conclusion

Film ini termasuk salah satu film Action yang memiliki jalan cerita cukup unik. Cukup lumayan untuk dikoleksi juga... Ya cukuplah saya kasih untuk sebuah film yang tidak membosankan...

Lihat Reviewnya!

13.6.06

Lucky Number Slevin

Production : Ascendant Pictures, Capitol Films, VIP Medienfonds Film & Entertainment (VIP Media Funds), FilmEngine
Director : Paul McGuigan
Written By : Jason Smilovic
Producers : A.J. Dix, William Shively, Don Carmody
Cast : Josh Hartnett, Bruce Willis, Lucy Liu, Morgan Freeman, Ben Kingsley
Genre : Drama, Thriller and Crime/Gangster
MPAA : R for strong violence, sexuality and language.
Official Website : Click Here


The Story

Berseting di New York, sebuah kasus tentang kesalahan identitas menjadikan Slevin (Josh Hartnett) berada di tengah-tengah perang antar 2 bos kriminal: The Rabbi (Ben Kingsley) dan The Boss (Morgan Freeman). Dengan berada di tengah-tengah perang itu membuat Slevin berada di bawah pengawasan Detektif Brikowski (Stanley Tucci) juga pengawasan pembunuh bayaran terkenal Goodkat (Bruce Willis), Slevin mencoba membuat dirinya memikirkan sebuah plot yang sangat pintar untuk mendapatkan mereka sebelum mereka mendapatkannya...

My Comment

Pada awal cerita kita dibawa menuju masa lalu seorang anak kecil yang kehilangan keluarganya... Kemudian langsung beralih ke masa sekarang dengan Slevin sebagai pusat ceritanya. hingga 2/3 jalan cerita gw ngedapetin ini film tentang perang antar mafia biasa yang melibatkan orang biasa. Karena gw nontonnya kepotong ampe beberapa minggu gara2 di tengah2 filmnya rusak... maka gw baru ngerti ceritanya pas 1/3 terakhir film... ternyata film ini adalah kisah tentang balas dendam dan rencana yang sangat brillian untuk menghancurkan semua orang yang terlibat didalamnya.

Banyak kejadian2 yang gak terduga dan mengejutkan disini... Cukup brutal dan banyak darah berceceran...

Conclusion

Dengan cerita yang lumayan tidak bisa ditebak gw rasa film ini bagus juga jadi koleksi... terutama ama yg hobby film2 kekerasan... Pengambilan gambarnya juga cukup unik dan cepat... kreatif lah... Dengan dukungan aktor dan aktris kawakan hollywood gw rasa cukup membuat orang untuk liat filmnya dan dijamin deh gak rugi2 banget... gw kasih dan layak nemenin koleksi DVD kamu...

Lihat Reviewnya!

5.6.06

Glory Road

Production : Jerry Bruckheimer Films
Director : James Gartner
Written By : Bettina Gilois, Billy Devlin, Christopher Cleveland
Producers : Chad Oman, Mike Stenson, Andrew Given
Cast : Josh Lucas, Derek Luke, Austin Nichols, Evan Jones, Mehcad Brooks
Genre : Sports
MPAA : PG for racial issues including violence and epithets, and mild language
Official Website : Click Here


The Story

Untuk Don Haskins, mimpinya itu selalu tentang kemenangan, kemenangan dengan keberanian, hati dan ketabahan; menang dengan harga diri; dan menang walau tidak diunggulkan. Yang Haskins tidak tahu di tahun 1966--ketika dia hanyalah kepala keluarga di sebuah kota kecil mencoba berbuat sesuatu yang berharga dalam awal karirnya sebagai pelatih basket tingkat universitas-- bahwa kemenangan menakjubkan timnya yang tidak diunggulkan dapat melampaui olahraga dan merubah bukan hanya hidupnya dan para pemainnya tetapi juga merubah seluruh Amerika. Haskins beserta timnya dari Texas Western Miners secara tidak terduga melakukan perubahan signifikan dalam basket di seluruh Amerika. Saat itu Amerika masih lugu, dan masih melakukan perubahan sosial ketika Haskins memutuskan untuk memainkan all-African-American starter di final NCAA championships melawan all-white dari University of Kentucky Wildcats. Haskins melakukan ini untuk meraih kemenangan. Tapi keputusan beraninya dapat mematahkan tembok batas yang ada saat itu di lingkungan sosial Amerika, menimbulkan efek di tiap segmen kehidupan masyarakat dan menciptakan langkah awal untuk teamnya dimasa depan dengan membuktikan pada seluruh dunia bahwa mereka bermain dengan sepenuh hati akan kecintaan pada basket itu sendiri. I Love This Game...

My Comment

Film yang diambil dari kisah nyata Don Haskins ini memiliki cerita yang sangat bagus. Hampir sama dengan film-film tentang olahraga yang lain seperti "Coach Carter" dan lainnya. Kisah heroik para tokohnya untuk bermain dengan sepenuh hati melawan segala rintangan yang ada. Mungkin terlalu di dramatisir kelihatannya tetapi ini merupakan kisah nyata. Di Final melawan Kentucky terdapat seorang yang sampai sekarang masih jadi legenda basket yaitu Pat Riley yang bermain untuk Kentucky. Cukup bagus pengambilan gambarnya terutama saat pertandingan. Yang paling bagus menurut gw ya kisahnya... Gw suka banget kisah-kisah heroik dalam olahraga.

Conclusion

Cukup bagus nemenin koleksi2 dvd kamu terutama tentang olahraga. Kisah heroik yang sangat menyentuh. Akting para aktornya bagus. Gw kasih untuk sebuah kisah walau mirip dengan kisah-kisah olahraga lainnya tetapi cukup memikat.

Lihat Reviewnya!

29.4.06

Shinobi: Heart Under Blade

Production : Shochiku Films Ltd.
Director : Ten Shimoyama
Written By : Kenya Hirata, Futaro Yamada novel Kouga Ninpouchou
Producers : Producer
Cast : Yukie Nakama, Jo Odagiri, Tomoka Kurotani, Erika Sawajiri, Kippei Shiina, Takeshi Masu
Genre : Action / Drama / Fantasy / Romance
MPAA : -
Official Website : Click Here


The Story

Shinobi berkisah tentang drama perang antara dua klan Ninja pada awal era Tokugawa. Tetapi terdapat Oboro (Nakama Yukie) cucu dari Ogen ketua klan Iga dan Gennosuke (Jo Odagiri) anak Danjo Koga ketua klan Koga yang ternyata saling cinta. Dengan hidup di kedalaman gunung2, kedua klan ini meningkatkan ilmu beladirinya hingga tingkat tinggi. Sayangnya, kedua klan ini bermusuhan dan dilarang oleh kekaisaran untuk berbagi teknik antar keduanya. Kekaisaran justru melihat kedua klan ini sebagai ancaman masa depan mereka. Penasihat Shogun Tokugawa yaitu Nankobo Tenkai (Ishibashi Renji) merencanakan mengadu domba kedua klan tersebut untuk saling menghancurkan. Nakobo mengadakan kontes yang mana memaksa kedua klan untuk memilih 5 orang jagoannya untuk bertempur. Pertempuran ini, sayangnya, bukanlah pertempuran persahabatan tetapi duel hingga kematian.

My Comment

Kabarnya cerita ini berasal dari Manga jepang (Komik) berjudul "Basilisk," dan sudah diedit besar2an. Karakter yang ada di manga sudah dipotong setengahnya untuk mempersingkat film. Dan hasilnya sangat bagus sekali. Mereka berhasil menciptakan film dari sebuah seri yang panjang menjadi film berdurasu 110 menit. Spesial efeknya sangat bagus dan mulus. Detail dan animasinya seperti nyata. Sinematografinya juga indah dan bagus banget... pemandangan pegunungan dan lain2nya bagus. Akting mereka juga sangat bagus.

Untuk kisahnya sendiri seperti Romeo+Juliet deh... Cinta antar dua klan yang bermusuhan. walau akhirnya gak minum racun tapi tetep bagus untuk jadi plot utama. Walau kisahnya sendiri tidak begitu romantis dan menyentuh tapi memang sengaja kali karena intinya cerita ya kisah dua klan ninja ini. Untuk scene pertempurannya sangat bagus sekali dan terkoreografi dengan indah. Walau keahlian mereka seperti tidak mungkin menurut gw tapi tetep pertempuran yang bagus sekali.

Conclusion

Suka film2 Cina seperti "House of Flying Daggers" atau "Crouching Tiger Hidden Dragon" wajib nonton film ini deh... Menurut gw film ini mirip dengan cerita2 film klasik Cina itu. Walau film ini buatan Jepang tetap tidak kalah dengan film buatan Cina itu. Gw kasih untuk kisah yang bagus walau kurang menyentuh, scene pertempuran yang bagus, dan animasi yang seperti nyata... Film yang sangat menghibur dan indah...

Lihat Reviewnya!

28.4.06

The Ice Harvest

Production : Bona Fide Productions
Director : Harold Ramis
Written By : Richard Russo, Robert Benton, Scott Phillips (II)
Producers : Glenn Williamson, Robert Benton, Richard Russo
Cast : John Cusack, Billy Bob Thornton, Connie Nielsen, Oliver Platt, Randy Quaid
Genre : Action/Adventure, Comedy, Thriller, Crime/Gangster and Adaptation
MPAA : R for violence, language and sexuality/nudity
Official Website : Click Here


The Story

Di dinginnya Wichita, Kansas, malam natal, tahun ini Charlie Arglist (John Cusack) mungkin saja punya sesuatu untuk dirayakan. Charlie, seorang pengacara mafia Wichita, dan partnernya Vic Cavanaugh (Billy Bob) baru saja sukses mencuri 2 juta dolar dari bosnya yaitu Bill Guerrard. Tapi Charlie mempunyai tujuan utama yaitu Renata, yang mengelola klub striptease Sweet Cage. Charlie berharap dapat mengajak Renata untuk pergi dari kota itu. Tetapi ketika hari makin malam menuju pagi, semua orang mulai dari teman minumnya Charlie, Pete Van Heuten hingga polisi lokal mulai bertanya-tanya apa yang sebenarnya ada dikepala Charlie pada malam natal ini. Dan akhirnya 12 jam malam natal ini penuh dengan kejutan yang tidak terduga.

My Comment

Film ini berpusat pada 12 jam kehidupan Charlie di malam natal dan dimulai ketika dia dengan partnernya berhasil mencuri uang bossnya. Film berdurasi 1,5 jam ini memang cukup simple. Tidak ada flashback dan hanya menceritakan kejadian pada sore malam natal hingga pagi hari natal yang hanya berpusat pada Charlie seorang. Mungkin ini sebuah ide menarik dan cukup unik. Memang bisa ketebak lah siapa yang jahat dan yang baik. Yang menarik justru betapa kejadian demi kejadian saling berhubungan dan dialog2 yang menarik serta tingkah laku yang cukup lucu juga. 12 jam di film itu bagaikan waktu yg lama karena begitu banyaknya kejadian disekitar Charlie. Cukup unik.

Conclusion

Kalau dilihat ide cerita film ini cukup unik dan beda. Walau kisahnya sangat standar dan mudah ditebak tapi bisa ditutupi dengan banyaknya kejadian disekitar Charlie. Dialog juga tidak terlalu dalam dan cukup menghibur. Kalau kamu penggemar John Cusack wajib deh nonton ini... karena ceritanya berpusat pada karakter dia. Hmmm gw kasih untuk jadi hiburan saat gak ada kegiatan apa2... Nice and simple...

Lihat Reviewnya!

27.4.06

Rent

Production : 1492 Pictures, Tribeca Films
Director : Chris Columbus
Written By : Stephen Chbosky, Jonathan Larson
Producers : Jeffrey Seller (II), Kevin McCollum (II), Allan S. Gordon (II)
Cast : Idina Menzel, Anthony Rapp, Adam Pascal, Jesse L. Martin, Taye Diggs
Genre : Drama and Musical/Performing Arts
MPAA : PG-13 for mature thematic material involving drugs, sexuality, and for some strong language.
Official Website : Click Here


The Story

Didaerah Utara New York, sekelompok bohemian (orang2 aneh atau bisa juga seperti Hippies) berusaha untuk mengekspresikan diri mereka melalui seni dan berusaha keras untuk sukses dan diterima di masyarakat walau kadang harus menanggung derita atas kemiskinan, penyakit, dan wabah AIDS. Roger adalah penulis lagu berbakat yang emosinya sedang kacau setelah pacarnya bunuh diri. is an aspiring songwriter who has emotionally shut down after his girlfriend's suicide. Walaupun dia cukup memiliki daya tarik, dia enggan untuk memulai sebuah kisah romantis dengan tetangga dibawahnya Mimi Marquez, sebuah penari erotis yang sedang berjuang dengan hidupnya. Mark teman serumah Roger adalah pembuat film yang mencoba untuk menyeimbangkan antara seni dan komersial. Pacarnya yaitu Maureen seorang artis yang sangat suka bersenang2, baru2 ini meninggalkan dia untuk seorang pengacara wanita bernama Joanne. Juga masih tergabung dalam kelompok ini adalah Tom Collins, seorang profesor bidang filosofi, yang sehabis dirampok ditolong oleh soulmate-nya, seorang drummer jalanan yang penuh semangat hidup Angel Shunard. Juga ada Benny, yang berpisah dari kelompok ini setelah menikah dengan putri seorang tuan tanah, dia melanggar janjinya untuk memberikan sewa tempat gratis sebagai seniman untuk teman2nya ini. Dulu dia seorang teman dekat, sekarang dia dipandang sebagai musuh, memperlakukan mereka dengan penuh kecurigaan.

My Comment

Kisah ini diangkat dari sebuah Rock Opera yang mendapatkan penghargaan Tony Award dan merupakan karya pemenang Pulitzer Prize Jonathan Larson. Perjalan hidup kaum bohemian di utara New York dalam 1 tahun. Penuh dengan emosi yang cukup dalam.

Pertama-tama memang rada males juga nonton Opera yang di bikin film... tentu dengan sebagian besar dialog dengan musik dan bernyanyi. Tetapi makin lama kisah ini makin menarik dan tidak norak. Ide cerita di film ini cukup kuat. tidak seperti Moulin Rouge yg lebih mengandalkan musik dan tampilan... Film ini sangat kuat dalam alur ceritanya. Persahabatan, kisah cinta, ketidakadilan, ketergantungan narkoba, kematian, soulmate, kaum biseks dan lain2 sangat gamblang di ceritakan disini.

Conclusion

This movie... is BEAUTIFUL... menghibur dan mengharukan juga. Kalau suka film musik atau suka opera wajib deh koleksi film ini... Gw kasih untuk alur cerita yang sangat menarik dengan berbagai emosi yang terlibat didalamnya... Beautiful...

Lihat Reviewnya!

26.4.06

Love Me If U Dare (Jeux D'Enfants)

Production : Artemis Productions (Belgium), Caneo Films, France 2 Cinema, Nord Ouest Productions
Director : Yann Samuell
Written By : Yann Samuell, Jacky Cukier, L'Atelier Equinoxe
Producers : Eve Machuel, Christophe Rossignon, Patrick Quinet (II)
Cast : Guillaume Canet, Marion Cotillard, Thibault Verhaeghe, Josephine Lebas Joly, Emmanuelle Gronvold
Genre : Art/Foreign, Drama and Romance
MPAA : R for language and some sexuality.
Official Website : -


The Story

Julien adalah seorang lelaki yg enerjik dan pintar, tapi dia tidak dapat menghadapi kenyataan mengenai kematian ibunya. Sohpie adalah seorang wanita yg sangat imajinatif, nakal dan berusaha untuk berbeda dari orang lain. Mereka berteman dekat sejak kecil dan bersahabat dekat hingga remaja. Ketika mereka bertemu kembali, segalanya berubah. Mereka memulai permainan seperti saat mereka kecil. Lama-lama permainan itu menjadi sesuatu yang sangat besar dan mendebarkan daripada kesedihan dan kekecewaan akan sekitarnya.

My Comment

Tipikal film Prancis terutama komedi romantis ini cukup berbeda dari biasanya. Perjalanan dua orang sahabat untuk menjadi sepasang kekasih. Melalui permainan masa kanak2 yang bahagia mereka berpetualang untuk mencari soulmatenya. Hingga mereka sadar bahwa mereka tidak dapat dipisahkan. Sangat romantis. Pemerannya juga bermain dengan baik.

Conclusion

Bagi penggemar film-film Prancis ya pastinya film ini layak banget dijadiin koleksi. Sebuah kisah cinta yang sangat menghibur dan lain dari kisah2 yang lain. Saya kasih film ini untuk sebuah kisah unik tentang cinta dan persahabatan.

Lihat Reviewnya!